Pengertian Korelasi, Perhitungan, Macam, serta Sifatnya

Korelasi - Dalam artikel ini kami hanya membahas seputar pengertian dan pembahasannya saja. Mohon maaf karena kemi tidak menyertakan perhitungannya. Dalam kesempatan berikutnya kami usahakan akan membahas perhitungan pada artikel selanjutnya. Semoga pembahasan kami ini mudah di mengerti.

Pengertian Korelasi

Korelasi merupakan hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya.
Bentuk korelasi ada dua macam:
  1. Korelasi korelasional (fungsional) yang artinya sifat hubungan antarvariabel tersebut tidak menunjukkan sifat sebab akibat.
  2. Korelasi kausal yang artinya sifat hubungan antarvariabel tersebut diwarnai sifat sebab akibat, sehingga jelas variabel mana yang merupakan sebab dan variabel mana yang merupakan akibat.
Sifat Korelasi

Sifat korelasi antardua variabel dapat dilihat melalui pembuatan grafik maupun perhitungan. sifat hubungan atau korelasi adalah:
  1. Positif kuat, artinya kedua variabel yang dicari korelasinya mempunyai sifat terkait yang searah, apabila salah satu variabel cenderung untuk naik nilainya, maka variabel yang lainnya pun akan naik.
  2. Negatif kuat, artinya kedua variabel yang dicari korelasinya mempunyai sifat terikat yang berkebalikan, apabila salah satu variabel cenderung naik nilainya maka variabel yang lainnya akan cenderung turun demikian pula sebaliknya.
  3. Tidak berkorelasi, artinya variabel yang dicari korelasinya tidak mempunyai ikatan yang tegas, masing-masing variabel cenderung untuk independent (bebas).
Perhitungan Korelasi
Perhitungan korelasi yang sering dilakukan menggunakan rumus-rumus:
  1. Korelasi pearson (product moment correlation)
  2. Korelasi pearson dengan metode Z
  3. Korelasi spearman (spearman correlation)


Korelasi pearson digunakan jika skala nilai variabel yang dicari korelasinya sama-sama berskala interval atau ratio. Disamping itu, keduanya mempunyai rentangan nilai yang relatif sama.

Korelasi pearson dengan metode Z digunakan jika salah satu syarat yang harus dipenuhi jika menggunakan rumus korelasi pearson tidak dapat dipenuhi, yaitu rentangan nilai kedua variabel tidak sama.

Korelasi spearman digunakan jika skala nilai variabelnya ordinal.

Perhitungan korelasi bisa diinterpretasikan jika telah diuji keberartiannya, sedangkan pengujian keberartian korelasi digunakan rumus-rumus:
  1. Studen't test (t tes) jika sampel yang digunakan untuk menghitung korelasi sedikit (sampel kecil).
  2. Z jika sampel yang digunakan untuk menghitung korelasi banyak (sampel besar).
  3. Tabel keberartian korelasi.
Itulah beberapa pemaparan mengenai Pengertian Korelasi, Perhitungan, serta Sifatnya. Jika anda memiliki pertanyaan seputar materi di atas, jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar di bawah dan kami akan berusaha untuk menjawabnya. Semoga bermanfaat.
Korelasi
Korelasi

Sumber : Fathansyah,1999.

No comments:

Post a Comment